31.Mar.2017

7 Tempat Wisata Paling Anti-Mainstream di Asia Tenggara


Kadang-kadang kamu ngerasa sayang, gak, sih, kalau liburan ke tempat-tempat yang udah diketahui banyak orang? Pengalaman kamu jadi sama aja kayak jutaan turis di dunia lainnya. Daripada ke PatungA� Merlion, Khaosan Road, atau ke Petronas yang foto-fotonya udah menyebar ke seluruh penjuru Google dan media sosial, mending datengin 7 tempat paling anti-mainstream di Asia Tenggara versi Rough Guides ini. Kamu bakalan dapetin pengalaman baru yang bikin liburan kamu beda sama orang lain!

0
0
0

1. Ao Mai Ngam, Ko Surin Nuea, Thailand

sumber foto:A�tanyapham.files.wordpress.com

Pengin punya tempat snorkeling atau diving pribadi pas liburan ke Thailand? Jangan ke Phi Phi Island, nanti tabrakan sama kapal dan turis lain! Lain ceritanya kalau kamu ke Ko Surin Nuea, karena semua terumbu karang dan makhluk laut yang cantik bisa kamu sapa tanpa keganggu orang lain. Air di sini termasuk salah satu air laut paling bersih di Asia Tenggara, lho! Mau ketemu hiu paus juga gampang, kok. Mereka suka nongkrong di bagian utara pulau ini. Info tambahan: pulau ini cuma dibuka di bulan November-April, jadi pastiin kamu pesen tiket ke sana di tanggal yang sesuai, ya.

A�2.A�Saluag, Filipina

sumber foto:A�escapemanila.com

Gak heran tempat wisata ini belum banyak dikunjungi orang. Kebanyakan turis bisa pingsan saking bosennya di tempat ini. Kegiatan yang bisa kamu lakuin di Saluag cuma seputar mancing, panen rumput laut, dan bikin perahu. Buat kamu yang gak cocok di air udah pasti males ke sini! Selain tiga kegiatan di atas, paling-paling kamu cuma bisa santai sambil ngeliatin elang laut terbang di angkasa. Mau ke sana? Pesen aja tiket penerbangan ke Kota Zamboang ke Bongao. Abis itu, sewa becak ke dermaga dan naik kapal feri ke Barangay Tandubanak. Dari sini, kamu masih harus naik ojek selama setengah jam ke Barangay Tandu-owak terus lanjut naik perahu selama 40 menit ke Saluag. Wuih, perjuangan banget!

A�3.A�Koh Thmei, Kamboja

sumber foto:A�kohthmei.info

Ada ribuan burung yang bakal nemenin kamu selama di sini. Mirip kayak lagi di Pulau Macan, Kepulauan Seribu, di Koh Thmei juga cuma ada 1 tempat nginep, yaitu Koh Thmei Resort. Bisa dibayangin betapa terbatasnya jumlah orang yang bisa nginep di sini. Dari bungalow kayu, kamu bisa nikmatin pemandangan ke arah laut beserta lumba-lumba dan elang laut yang bakal rajin mondar-mandir. Tertarik? Gampang, kok, cara ke sana. Tinggal naik bus dari Phnom Penh ke Sihanoukville, terus naik ojek, deh, ke Desa Nelayan Koh Kchang. Dari sini tinggal nyeberang satu jam ke resortnya. Enak banget, deh, buat ngilangin penat.

A�4.A�Phongsali, Laos

sumber foto:A�sdcmekong.org

Daerah di sebelah utara Laos ini juga tempat yang pas banget buat trekking sambil nikmatin suasana yang tenang. Kamu bisa liat lebih deket kehidupan penduduk lokal di sana sambil duduk-duduk makan mi buatan mereka. Nah, sebagaimana ke tempat anti mainstream lainnya, cara pergi ke sini agak lebih ribet dibandingin ke tempat-tempat wisata terkenal. Butuh waktu seharian naik bus dari Vientiene, ibu kota Laos, lanjut ke Oudomxay, atau bisa juga naik kapal dari Muang Khua.

A�5.A�Mindat, Myanmar

sumber foto:A�shoesyourpath.com

Myanmar sendiri sebenernya belom jadi tujuan favorit orang Indonesia, jadi bayangin kalau kamu ke Mindat. Pasti bakal hampir mustahil ketemu turis negara kita di sana! Mindat sendiri adalah desa tempat tinggal suku Chin yang terkenal akan perempuan dengan muka bertatonya. Jadi, kalau kamu bersedia susah payah trekking ke desa pedalaman mereka, di sana kamu bakal disambut udara super seger, budaya lokal yang udah bercampur sama ajaran Misionaris, dan keramah-tamahan penduduk di sana. Kalau mau ketemu suku Chin, kamu a�?cumaa�� perlu naik mobil selama 6-8 jam dari Bagan ngelewatin jalan kecil berkelok-kelok.

6. Dataran Tinggi Kelabit, Sarawak, Malaysia

sumber foto:A�nytimes.com

Dataran tinggi terpencil ini pasti cocok banget buat kamu yang suka trekking. Kamu bisa trekking nembus hutan sambil ngelewatin banyak rumah panggung, air terjun, monyet-monyet, bunga Rafflesia, dan badak kita, yaitu badak Sumatra. Terus, ngapain jauh-jauh ke Malaysia kalau pengin liat bunga langka dan badak? Jangan gitu, ah, Aladiners. Kalau punya mind set kayak gitu, bisa-bisa kamu gak keluar menjelajah dunia. Mau ke sana? Kamu bisa terbang dari Kuala Lumpur ke Miri, lalu lanjut naik pesawat kecil ke Bario selama satu jam. Kalau males sama ketinggian, naik mobil aja dari Lawas ke Ba Kelelan. Nanti kamu cuma perlu ngelewatin jalan yang kurang mulus selama lima jam, kok. Sedia obat anti mabuk, ya!

A�7.A�Pulau Siroktabe, Indonesia

sumber foto:A�www.gqitalia.it

Belum pernah denger, kan? Tenang, kamu sama kayak jutaan orang Indonesia lainnya, kok. Pulau di Sumatera Utara ini emang belom begitu dikenal, bahkan sama orang-orang lokal di sekitar sana. Jadi, kalau kamu pengin menjauh sejenak dari kenikmatan duniawi modern, nginep aja di pulau ini 1-2 malem. Gak ada listrik, gak ada air siap minum, dan kamu harus mancing sendiri kalau mau makan. Tertarik? Dari bandara setempat, kamu tinggal hubungin pemandu yang bakal nganter kamu naik kano ke pulau ini. Kamu bisa pilih mau ditemenin atau ditinggal sendirian. Seru, kan?

Komentar