11.Jul.2018

Siap-Siap! Restoran Fine Dining Pertama di Everest Udah Dibuka


Sekilas, rencana ini bikin mikir, “Boro-boro mau makan cantik di Everest. Mau napas aja susah!” Namun, begitulah kenyataannya. Baru dibuka Desember kemarin, ternyata ada restoran fine dining di Everest. Bayangin, ada  pop-up restaurant yang menyajikan seven-course fine dining di atap dunia ini!

0
0
0

Selama ini, Everest dikenal sebagai Mekkah-nya para pendaki. Gunung ini jadi incaran orang-orang paling hebat dan berani. Gak sedikit yang berhasil, gak sedikit juga yang “tidur” di sini selamanya. Buat orang-orang yang berhasil, udah pasti ungkapan kagum bakal dateng dari segala arah. Diri sendiri pasti juga ngerasa bangga banget. Ya, kan?

sumber foto: en.wikipedia.org

Nah, sekarang, kayaknya bakal ada standar baru soal “orang hebat” yang berhasil menaklukkan Everest. Kalau sekadar mendaki sampai puncak, sih, udah biasa, yang luar biasa itu kalau kamu bisa makan-makan di ketinggian 11.600 mdpl lengkap dengan menu dari bahan-bahan terbaik, masakan koki terkemuka!

Jadi, ada sekelompok koki yang berambisi mecahin rekor dunia dengan ngebuka restoran fine dining di base camp Everest sejak Desember lalu. Sebenernya, dulu di tahun 2016 koki James Sharman pernah ngebuka tempat makan sementara di base camp Everest, tapi gak pernah dapet pengakuan resmi dari Guinness World Records. Kenapa gak diakui? Soalnya Everest sendiri punya banyak base camp di berbagai titik ketinggian, dan banyak orang yang bisa makan-makan sambil duduk di kursi sederhana.

sumber foto: sbs.com.au

Nah, proyek pembuatan restoran fine dining di Everest ini disebut proyek “Triyagyoni”. Restoran ini berada di titik base camp tertinggi yang pernah ada. Pemandangannya? Jangan ditanya. Ini titik terdekat sama puncak Everest tanpa harus capek-capek mendaki ke sana! Ada empat koki dan 10 tamu yang bareng-bareng trekking dari Lukla (Nepal) sambil bawa bahan-bahan makanan, termasuk wine. Ketinggian Everest juga bakal ngaruh ke kualitas bahan makanan dan rasa, jadi para koki harus muter otak supaya tetep bisa menjaga semuanya. Bayangin, berkat mereka, kamu bisa cicipin telur, bacon, sosis, croissants, dan selai asli dari buah-buahan Nepal!

Triyagyoni bukan sekadar ambisi buat restoran fine dining di Everest. Proyek ini juga bertujuan buat ningkatin kesadaran pelestarian lingkungan. Terbukti dari makanan sampai perabot, semuanya didesain supaya gak jadi sampah di gunung. Selain itu, keuntungan dari penjualan makanan seluruhnya bakal disumbangin ke masyarakat lokal. Keren, ya!

sumber foto: scmp.com

Tertarik pengin nyobain? Kamu “cuma” perlu beli tiket seharga US$5.600 yang udah termasuk tiket pesawat, akomodasi, dan makanannya. Jangan lupa, selain bayar, kamu juga harus bersedia diajak hiking 6 jam per hari. Buat kamu yang gak sanggup, berdoa aja semoga di masa depan bakal ada jalur khusus yang bikin orang bisa mencapai restoran ini (dan puncak Everest juga) tanpa harus susah payah mendaki. Hmmm… jadi ilang gregetnya, ya?

Komentar