TRAVELING PAS LEBARAN

TRAVELING PAS LEBARAN

Mau traveling naik kendaraan pribadi atau transportasi umum pas Lebaran nanti? Yuk, cek syarat dan ketentuannya dulu di sini!

Syarat & Ketentuan Perjalanan Periode Idulfitri 2021

Halo, Aladiners! Sesuai peraturan pemerintah, Selama periode Idulfitri tahun ini (6 – 17 Mei 2021) diberlakukan larangan mudik. Pengecualian berlaku untuk kendaraan yang memiliki keperluan tertentu, seperti transportasi barang, logistik, mobil petinggi negara, juga kendaraan satgas Covid-19. Yuk, simak detail ketentuannya berikut J

Angkutan Darat
Jenis Angkutan yang Dilarang Beroperasi
  1. Kendaraan bermotor umum jenis bus dan mobil penumpang
  2. Kendaraan bermotor pribadi jenis mobil penumpang, bus, dan sepeda motor
  3. Kapal angkutan sungai, danau, dan penyeberangan.
Ketentuan Tujuan Perjalanan Darat yang Diperbolehkan
  1. Bekerja/perjalanan dinas Aparatur Sipil Negara (ASN)
  2. Bekerja/perjalanan dinas Pegawai BUMN
  3. Bekerja/perjalanan dinas BUMD
  4. Bekerja/perjalanan dinas TNI
  5. Bekerja/perjalanan dinas perusahaan swasta
  6. Semua perjalanan harus dilengkapi surat tugas dengan tanda tangan dan cap basah dari pimpinan
  7. Mengunjungi anggota keluarga yang sakit
  8. Melayat anggota keluarga yang meninggal
  9. Ibu hamil dengan satu orang dewasa pendamping
  10. Kepentingan melahirkan dengan dua orang dewasa pendamping
  11. Pelayanan kesehatan darurat.
Jenis Kendaraan yang Diizinkan Beroperasi
  1. Kendaraan pimpinan lembaga tinggi negara
  2. Kendaraan dinas operasional plat dinas kendaraan TNI
  3. Kendaraan Polri
  4. Kendaraan Dinas Operasional Petugas Jalan Tol
  5. Kendaraan Pemadam Kebakaran
  6. Ambulan
  7. Mobil jenazah
  8. Mobil barang (tidak membawa penumpang)
  9. Kendaraan pelayanan kesehatan, misalnya untuk pelayanan ibu hamil
  10. Kendaraan yang mengangkut pekerja migran Indonesia, WNI, juga pelajar di luar negeri
  11. Kendaraan pemulangan orang dengan alasan khusus dari pemerintah hingga asal daerah.
Khusus daerah penyeberangan Merak - Bakauheni, Ketapang - Gilimanuk, Padang Bai - Lembar, Kayangan - Pototano, berikut kendaraan yang boleh beroperasi:
  1. Kendaraan pengangkut logistik atau kebutuhan pokok
  2. Kendaraan pengangkut obat-obatan dan alat kesehatan
  3. Kendaraan pengangkut petugas operasional dan petugas penanganan Covid-19
  4. Kendaraan pemadam kebakaran, ambulan, dan mobil jenazah. 
Kereta Api
Perjalanan menggunakan kereta api antarkota untuk tujuan mudik ditiadakan, kecuali untuk perjalanan dinas, keperluan keluarga yang mendesak, atau perjalanan untuk pengobatan sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.
Ketentuan Perjalanan Kereta Masa Mudik
  1. Calon penumpang wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan. Pilihan lainnya adalah dengan hasil negatif tes GeNose C-19 di stasiun kereta yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan;
  2. Calon penumpang membawa surat keterangan yang menyatakan bahwa perjalanan dilakukan dalam rangka dinas atau keperluan keluarga yang mendesak
  3. Calon penumpang dilarang melakukan perjalanan jika tidak bisa menunjukkan persyaratan nomor 1 dan 2. Verifikasi dilakukan di stasiun
Angkutan Laut
Seluruh kapal laut, kapal feri, angkutan sungai dan danau akan dilarang beroperasi. Imigran juga diimbau untuk tidak masuk ke wilayah Indonesia. Pengecualian diberlakukan untuk kapal kargo yang akan tetap beroperasi secara normal.

Angkutan Udara
 Semua pesawat akan dilarang beroperasi sementara waktu. Pesawat yang beroperasi harus mengajukan izin terkait kebijakan umum maskapai dan izin penerbangan (flight approval).
Pengecualian diberlakukan untuk keperluan berikut:
  1. Penerbangan pimpinan lembaga tinggi
  2. Kunjungan tamu kenegaraan
  3. Perjalanan operasional kedutaan besar
  4. Perjalanan konsulat jenderal
  5. Konsulat asing serta perwakilan organisasi internasional
  6. Operasional penerbangan khusus repatriasi
  7. Operasional penegakan hukum dan ketertiban
  8. Pelayanan darurat
  9. Operasional angkutan kargo
  10. Operasional angkutan udara perintis
  11. Operasional lainya dengan seizin Dirjen Perhubungan Udara.