29.Jul.2022

10 Tarian Tradisional Indonesia yang Mendunia


 

0
0
0

 

Tarian Tradisional yang Mendunia - Sebagai warga Indonesia, kita patut berbangga karena tidak hanya kaya dan beragam akan sumber daya alam, tapi juga kaya akan bahasa, adat istiadat, seni dan budaya. Dari keberagaman seni dan budaya inilah, lahir beragam tari tradisional di Indonesia. Tari tradisional Indonesia tentu memberikan cerminan atas kekayaan dan keanekaragaman bangsa Indonesia. Tapi, tau gak sih Aladiners, kalau dulunya tari tradisional digunakan sebagai upacara adat, lho. Tujuannya ya sebagai media ataupun sarana komunikasi bagi masyarakat, serta mengandung pesan moral di dalamnya. Tari-tarian tradisional Indonesia sangatlah banyak dan beragam. Bahkan, ada yang sudah populer dan terkenal di kanca internasional.

 

Berikut 10 Tarian Tradisional Indonesia yang Mendunia

  1. Tari Saman, Aceh

Sumber gambar: shutterstock

Ini adalah salah satu tarian dari daerah daerah Nanggroe Aceh Darussalam yang paling terkenal. Asal tarian ini sebenarnya dari dataran tinggi Gayo. Syair lagu untuk mengiringi tarian ini berasal dari bahasa Arab dan bahasa Aceh. Tarian ini ditampilkan untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad. Nama Tari Saman diadaptasi dari salah satu ulama besar Aceh yaitu Syech Saman. Oleh UNESCO, Tari Saman ditetapkan sebagai Daftar Representatif Budaya Takbenda Warisan Manusia dalam Sidang ke-6 Komite Antar-Pemerintah untuk Pelindungan Warisan Budaya Tak benda UNESCO di Bali, 24 November 2011. Tarian ini semakin terkenal dan mendunia karena tari Saman s sering dipentaskan di festival-festival tari internasional, seperti tampilannya yang memukau di ajang Asian Games tahun 2018.

 

  1. Tari Kecak, Bali

Sumber gambar: shutterstock

Tarian Kecak ini sudah terbilang sangat mendunia karena sering sekali dipertontonkan kepada turis-turis yang sedang berlibur ke Bali. Keunikan tarian ini terletak pada puluhan laki-laki yang duduk sambil membentuk lingkaran dan bernyanyi, dengan irama tertentu sambil menyerukan 'cak' dan mengangkat kedua lengan. Tarian ini menggambarkan kisah Ramayana saat barisan kera membantu Rama melawan Rahwana. Tari Kecak telah mendunia, bahkan menjadi bagian dari kurikulum mahasiswa Victorian College of the Arts (VCA) yang merupakan bagian dari Universitas Melbourne. Ternyata oh ternyata nih Aladiners, pencipta tari kecak ini merupakan seorang seniman asal Bali Bernama Limbak dan seorang pelukis asal Jerman Bernama Walter Spies.

 

  1. Tari Jaipong, Jawa Barat

Sumber gambar: shutterstock

Salah satu identitas kesenian Jawa Barat yang terkenal ini adalah tari jaipong. Hal ini terlihat dalam beberapa acara penting dengan tamu negara asing yang datang ke Jawa Barat, Tari Jaipong sering dihadirkan sebagai pertunjukkan. Tari jaipong merupakan tari yang dibuat oleh seorang seniman dari Bandung yaitu Gugum Gumbira. Jaipongan merupakan garapan yang menggabungkan beberapa elemen seni tradisi Karawang seperti pencak silat, wayang golek, topeng banjet, ketuk tilu dan lain-lain.

 

BACA JUGA: Ini 5 Pertunjukan Kesenian di Yogyakarta yang Bisa Kamu Nikmati saat Berlibur di Sana

 

  1. Tari Topeng, DKI Jakarta

Sumber gambar: shutterstock

Salah satu tarian tradisional yang mendunia ini mengandalkan visualisasi gerak yang dibuat nenek moyang tanpa melalui konsep. Ada pengaruh budaya Sunda dalam tarian ini, namun memiliki ciri berupa selancar. Para penarinya menggunakan topeng yang mirip dengan topeng banjet Karawang Jawa Barat. Namun dalam topeng Betawi memakai bahasa Betawi.

 

  1. Tari Piring, Sumatera Barat

Sumber gambar: shutterstock

Tarian tradisional satu ini berasal dari Minangkabau Sumatera Barat yang menampilkan atraksi menggunakan piring. Para penari melakukan tarian dengan mengayunkan piring di tangan mengikuti gerakan-gerakan cepat yang teratur, tanpa satu pun piring terlepas dari tangan. Gerakannya diambil dari langkah dalam silat Minangkabau atau silek. Tari ini dipopulerkan oleh Huriah Adam. Saat ini, tari piring dipertunjukkan untuk penyambutan tamu terhormat atau pembukaan upacara adat.

 

  1. Tari Tortor, Sumatera Utara

Sumber gambar: shutterstock

Kesenian satu ini melekat pada masyarakat Medan, Sumatra Utara, dan selalu digelar dalam hampir setiap upacara adat. Bagi masyarakat Batak, tari tortor memiliki nilai budaya sekaligus spiritual. Tarian yang dilestarikan oleh suku batak ini dimainkan dengan iringan alat musik gondang. Tortor berasal dari suara hentakan kaki para penari. Pementasan tortor selalu memiliki sifat situasional yang tercermin dari jenis tortor yang ditampilkan, seperti Tortor Sombasomba (peneyembahan), Tortor Simonangmonang (kemenangan), atau Tortor Habonaran (kebenaran).

 

BACA JUGA: Kalau Kamu Penakut, Jangan Tonton 5 Tarian Mistis Asal Indonesia Ini

 

  1. Tari Yapong, DKI Jakarta

Sumber gambar: Indonesia Kaya

Tari Yapong ini diiringi oleh alat musik tabuh khas Betawi, seperti rebana. Iringan musik tari Yapong juga ditambah dengan gamelan dan tetabuhan lain dari Jawa Barat dan Jawa Tegah. Adapun tujuannya untuk menghasilkan irama yang lebih bersemangat. Fakta menarik lain tentang tarian tradisional satu ini adalah Pementasan tari Yapong pertama kali ditampilkan saat hari ulang tahun Jakarta ke 450 tahun 1977. Tari Yapong termasuk jenis tari kontemporer yang menggambarkan suasana pergaulan para muda-mudi.

 

  1. Tari Leleng, Kalimantan Timur

Sumber gambar: shutterstock

Tari Leleng merupakan kesenian rakyat Suku Dayak Kenyah yang ada di pedalaman Kalimantan Timur. Dalam kehidupannya, masyarakat Dayak percaya bahwa nenek moyang mereka datang di bumi melalui perantara burung Enggang. Maka dari itu, mereka sangat amat menghormati burung Enggang. Ekspresi penghormatan terhadap burung Enggang diekspresikan melalui seni tari, khususnya dengan menggunakan perlengkapan tarian berupa bulu burung Enggang, yang disebut kirip.

 

  1. Tari Suanggi, Papua Barat

Sumber gambar: UtakAtikOtak.com

Tari Suanggi berasal dari Papua Barat yang kental dengan nuansa magis. Beberapa tarian Papua cenderung terkesan berawal dari gerakan ritual dan upacara. Menurut kepercayaan masyarakat Papua Barat, suanggi merupakan roh jahat yang belum mendapatkan kenyamanan di alam baka. Roh jahat tersebut akan merasuki tubuh seorang wanita. Jika ada korban, para tetua akan segera mencari tahu siapa perempuan suanggi yang sudah mencelakai korban. Kentalnya nuansa magis tersebut kemudian dirangkum menjadi tarian Suanggi yang dikenal sampai sekarang.

 

  1. Tari Reog Ponorogo, Jawa Timur

[caption id="attachment_34096" align="alignnone" width="1000"] Sumber gambar: shutterstock[/caption]

Kesenian Reog Ponorogo menjadi salah satu hasil budaya yang khas dari Jawa Timur yang belakanagan dikabarkan akan diajukan ke United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO). Tari Reog Ponorogo adalah seni tari tradisional masyarakat Ponorogo yang juga dikenal dengan sebutan Barongan. Tarian ini menampilkan singo barong, sosok dengan topeng macan berhias bulu merak dengan ukuran sangat besar dan ditarikan dengan gerakan yang meliuk-liuk.

 

BACA JUGA: Awas! Ini Unsur Mistis yang Ada di Tari Jaranan

Komentar